Selasa, 25 Juli 2017
Senin, 24 Juli 2017
ILMU KOMUNIKASI
SEKILAS TENTANG ILMU KOMUNIKASI
- Penyiaran (broadcasting)
- Periklanan (advertising)
- Hubungan Masyarakat (public relation)
- Universitas Padjajaran (UNPAD) - 1. Humas 2. Jurnalistik 3. Manajemen Komunikasi 4. Ilmu Informasi dan Perpustakaan
- Universitas Indonesia (UI) - 1. Jurnalistik 2. Komunikasi Media 3. Hubungan Masyarakat 4. Periklanan
Di ilmu komunikasi juga belajar tentang konflik komunikasi antar pribadi, belajar jadi anchor, belajar hunting berita dan bikin berita, belajar bikin program acara,belajar bikin iklan, ngedit-ngedit foto, dan lain-lain.
Bidang karir bagi lulusan Ilmu komunikasi antara lain : Komunikasi massa (TV, koran), produser acara, programmer, reporter,script writer, manager media, public relation, bussines communication, marketing/AE, negetiator, perencana periklanan, komunikasi visual, desainer grafis, desainer web, animator, ilustrator, konsultan komunikasi, EO, copy writer, akademisi, analisis media, fotografer, juru kamera,trainner kolumnis, editor, dll.
Gimana kalo mau masuk ilkom tapi pendiam dan pemalu??
Komunikasi ga harus ngomong, lapangan kerjanya luas, ga hanya jadi MC atau reporter aja. Ngomong itu bisa dilatih, yang penting ada niat, mulai biasakan ngomong di depan cermin, atau di depan orang pada saat presentasi di kelas.
Sekian sedikit pengenalan tentang Ilmu Komunikasi.
BELAJAR ILMU KOMUNIKASI
Apa Itu Ilmu Komunikasi?
Konsentrasi Jurusan Ilmu Komunikasi
5 Hal yang Bikin Kamu Pengen Cepet-Cepet Jadi Anak Kuliahan
Jurnalistik
Public Relations atau Humas
Advertising
Marketing Communication
Kamu Anak Bahasa di Sekolah? Selamat, Kamu Kece dari Lahir!
Teori-Teori Dasar Ilmu Komunikasi
- Teori Model Lasswell → Teori ini mengajarkan model komunikasi secara sederhana, yakni Who, Says What, In Which Channel, To Whom, and What Effect. Teori ini yang paling terkenal dalam penjabaran apa itu komunikasi.
- Teori Uses and Gratification → Teori ini mengatakan bahwa pengguna media aktif untuk memilih media dan menggunakan media tersebut. Misalnya, kamu sebagai pengguna gadget berhak untuk memilih website mana yang dijadikan sumber berita dan berhak pula memilih kapan untuk berhenti memilih website tersebut kalau sudah gak puas.
- Teori Ketergantungan → Sejalan dengan uses and gratification, teori ini mengatakan kalau khalayak tergantung pada informasi yang disediakan media massa.
- Teori Agenda Setting → Teori ini percaya bahwa bila media terus mengangkat berita mengenai suatu peristiwa, khalayak akan terpengaruh untuk menganggap berita itu penting. Intinya, apa yang dianggap media penting dianggap penting juga oleh masyarakat.
- Teori Spiral of Silence → Teori ini beranggapan bahwa apa yang dikemukakan individu tergantung dengan pendapat mayoritas. Sebab, biasanya orang takut masuk dalam kelompok minoritas karena takut terisolasi. Sehingga, kelompok minoritas jarang mendapatkan perhatian media dan terjadilah spiral of silence.
Hukum Menuntut Ilmu
”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah [58] : 11)
“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim)
Ada 6 Syarat menuntut Ilmu
Syarat Syarat Menuntut Ilmu
1.Zakain (Cerdas). Ilmu akan mudah dipahami jika kita menjadi pribadi yang cerdas. Baik hati maupun pemikiran kita harus cerdas. Imam Asy Syafi’i berkata : bahwa ilmu itu adalah cahaya dan cahayanya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat kepadanya.2.Hirsin (Bersungguh-sungguh). Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan kesuksesan. Begitu pula dalam menuntut ilmu, kesungguhan adalah salah satu modal untuk menguasai ilmu yang sedang kita pelajari.
3.Isthibarin (Sabar). Dibutuhkan kesabaran yang tinggi dalam menuntut ilmu karena tantangan dan ujiannya begitu besar.
4.Bulghotin (Biaya). Dalam menuntut ilmu ada biaya yang harus kita keluarkan, Tentu bukan hanya biaya dalam bentuk uang melainkan waktu dan tenaga yang telah kita keluarkan untuk mempelajari ilmu, itulah biaya yang nantinya akan terbayarkan.
5.Irsyadi Ustadzin (Petunjuk Guru). Guru adalah perantara yang akan mengajarkan kita berbagai hal yang sebelumnya begitu sulit kita pahami. Guru lah yang menjadi pembimbing kita dan tempat kita bertanya jika kita menemukan kesulitan dalam menuntut ilmu.
6.Thuli Zamanin (Panjang/lama waktunya)Nah ini yang juga tidak kalah pentingnya, bahwa menuntut ilmu itu tidak secepat bergantinya siang menjadi malam. Butuh waktu yang sangat lama untuk benar-benar menguasainya.
Semoga kita mampu memahami dan mengaplikasikan syarat menuntut ilmu dari Sayyidina Ali tersebut. Jangan pernah patah semangat, masih banyak yang harus kita pelajari di dunia ini dengan waktu yang terbatas. "Orang yang cerdas adalah orang yang tidak akan pernah berhenti belajar." Sekian, wassalam..
Minggu, 23 Juli 2017
Cara mencari Ilmu
7 MACAM CARA MENUNTUT ILMU YANG DI AJARKAN ROSUL SAW
banyak sekali ILMU yang kita dapat tapi mungkin tidak bermanfaat,
nah kali ini saya memberitahukan bagai mana cara nya ilmu itu bermanfat
dengan cara ajaran Rosulullah saw
1. Dengan jalan harus banyak doa kepada Allah swt ,
agar di berikan ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat
2. Harus selalu bersungguh sungguh dan berkemaun keras dalam mencari ilmu agama Allah SWT.
Harus selalu mengganti macam maksiat dengan cara bertawakal.
4. Amalkan ajaran agama islam agar tidak sia sia dan mementingkan kepentingan guru nya dari pada diri nya
5. Tidak sombong dan tdak pernah malu dalam menuntut ilmu
6. Harus selalu ikhlas di dalam hati nya dalam menuntut ilmu dan
bersihkan hati nya untuk di masuki nasihat dari ulama
7. jika sudah dapat ilmu Allah SWT harus di amalkan karena ilmu yang di amalkan
tidak akan berkurang melainkan bertambah.
Kamis, 20 Juli 2017
Cara mencari Ilmu
FAKTA BICARA!!! Pada hari ke3 setelah peringatan Kemerdekaan BANGSA INDONESIA Ke 72. NAMANYA JOKOWI ORANG INDONESIA Orang ini, dalam...